Ini Dia Cara Islam Mengatur Keuangan agar Hidup Barokah

Posted by Investasi Akhiratku Friday, 19 October 2018 0 komentar
“dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (QS. Al-Isra’: 26-27)
 
Sebagai seorang muslim, sebaiknya segala macam aspek kehidupan yang dijalankan sesuai dengan ajaran dan syariat Islam, termasuk cara mengatur keuangan. Islam telah menetapkan ajaran-ajaran bagaimana cara seseorang mengatur persoalan finansialnya dalam Al-quran dan hadis.

Tujuan dari penetapan ini adalah agar umat muslim tidak salah dalam melakukan perhitungan akan kehidupan finansialnya yang merugikan dan membuat hidup sejahtera. Lalu bagaimanakah cara mengatur keuangan dalam Islam? Simak ulasannya berikut.
Atur 1-1-1
Formula 1-1-1 merupakan rumus mengatur keuangan dari sahabat nabi, Salman Al Farisi. Diriwayatkan bahwa beliau memiliki uang sebanyak 1 dirham untuk digunakan sebagai modal membuat anyaman yang dijual seharga 3 dirham. Kemudian, pendapatannya tadi dibagi menjadi: 1 dirham untuk keperluan keluarganya, 1 dirham untuk sedekah dan sisanya 1 dirham untuk digunakan sebagai modal kembali.
Konsep ini bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan membagi tiga pendapatan yang diperoleh. 1/3 untuk digunakan kebutuhan sehari-hari, 1/3 untuk bersedekah dan sisanya untuk keperluan modal lagi.
Sisihkan Untuk Modal
Diriwayatkan oleh Ibrahim Al Harbi dalam Ghorib Al Hadits dari hadits Nu’aim bin ‘Abdirrahman, bahwa “Sembilan dari sepuluh pintu rejeki ada dalam perdagangan”. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berdagang dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, Islam juga menganjurkan untuk menyisihkan pendapatan yang diperoleh dari berdagang untuk modal kembali. Jangan sampai uang hasil berdagang digunakan semuanya untuk membeli kebutuhan konsumtif.
Hal serupa berlaku juga bagi orang yang tidak berdagang, mereka dapat menyisihkan sebagian dari gaji bulannya untuk nantinya membuka usaha yang akan menambah pendapatan. Atau, digunakan sebagai modal investasi.
Menabung
“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (H.R Bukhari)
Menabung memiliki banyak keuntungan untuk kehidupan ke depannya. Memang, awalnya sulit untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk ditabung. Acap kali Anda merasakan pendapatan menjadi berkurang jika harus ada uang yang ditabung. Namun, sebenarnya manfaat tersebut baru akan dirasakan jika uang yang ditabung sudah terkumpul banyak. Dengan menabung Anda akan memiliki cadangan uang yang akan bisa digunakan kapan saja. Mulailah menabung sedikit demi sedikit, misalnya perhari Rp10.000 maka sebulan akan Rp300.000 dan setahun mencapai Rp3.6 juta, lumayan bukan?

Jangan Boros
“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. Al-Furqon :67)
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sikap boros sangat tidak dianjurkan dalam segala hal, begitu pula dengan mengatur keuangan. Islam pun melarang seseorang dalam berbelanja berlebih-lebihan. Hal tersebut akan menimbulkan sifat konsumtif dalam diri yang sangat merugikan.
Belilah segala kebutuhan sesuai dengan kadarnya, tidak kurang dan tidak lebih. Hindari juga membeli segala sesuatu yang tidak diperlukan. Misalnya, saat memiliki sebuah ponsel, namun karena ada ponsel tipe terbaru, maka Anda membelinya berdasarkan keinginan bukan kebutuhan. Padahal ponsel yang lama masih bisa digunakan.
Sedekah
Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)
Salah satu cara untuk mensucikan harta adalah dengan bersedekah. Hal ini dilakukan karena dalam islam 2.5% dari rezeki yang Anda terima ada hak orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu sisihkan lah pendapatan yang diterima perbulannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan lewat berbagai macam badan penyalur sedekah. Selain itu, Allah juga menjanjikan untuk menambah harta yang didapat dengan bersedekah Lewat bersedekah berarti Anda bersyukur atas nikmat yang diperoleh.
"Barangsiapa utang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barangsiapa mengambilnya dengan Niat akan membinasakan (tidak membayar), maka Allah akan merusakkan dia." (Riwayat Bukhari)
Utang memang kadang kala menjadi penyelamat finansial di saat darurat. Namun, kenyataannya dalam Islam tidak dianjurkan untuk berutang jika tidak benar-benar membutuhkan. Artinya, jika Anda masih bisa berusaha untuk membayar sesuatu, jangan lah berutang.
Jika terpaksa berutang kepada seseorang, wajib hukumnya untuk melunasi. Hal ini dilakukan karena dalam Islam perihal utang menyangkut dunia dan akhirat. Bahkan, saat seseorang meninggal dalam keadaan berutang, ahli warisnya wajib untuk melunasinya.

Hemat dan Berkah
Mulailah untuk mencoba mengaplikasikan tips mengatur menurut ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, keuangan Anda akan menjadi lebih teratur dan terhindar dari kerugian finansial. Selain itu, hidup juga semakin berkah.

Wallahu a'lam

sumber : www.cermati.com


Baca Selengkapnya ....

Menyedihkan, Islam Tapi Belum Islami

Posted by Investasi Akhiratku Thursday, 18 October 2018 0 komentar
Syaikh Muhamad Abduh, ulama besar dari Mesir pernah geram terhadap dunia Barat yang mengganggap Islam kuno dan terbelakang.
Kepada Renan, filosof Prancis, Abduh dengan lantang menjelaskan bahwa agama Islam itu hebat, cinta ilmu, mendukung kemajuan dan lain sebagainya.
Dengan ringan Renan, yang juga pengamat dunia Timur itu mengatakan :
“Saya tahu persis kehebatan semua nilai Islam dalam Al-Quran. Tapi tolong tunjukkan satu komunitas Muslim di dunia yang bisa menggambarkan kehebatan ajaran Islam”.

Dan Abduh pun terdiam.
Satu abad kemudian beberapa peneliti dari George Washington University ingin membuktikan tantangan Renan. Mereka menyusun lebih dari seratus nilai-nilai luhur Islam, seperti kejujuran (shiddiq), amanah, keadilan, kebersihan, ketepatan waktu, empati, toleransi, dan sederet ajaran Al-Quran serta akhlaq Rasulullah s.a.w.

Berbekal sederet indikator yang mereka sebut sebagai ‘islamicity index’ mereka datang ke lebih dari 200 negara untuk mengukur seberapa islami negara-negara tersebut.
Hasilnya ?
Selandia Baru dinobatkan sebagai negara paling Islami.
Indonesia ?
Harus puas di urutan ke 140.
Nasibnya tak jauh dengan negara-negara Islam lainnya yang kebanyakan bertengger di ‘ranking’ 100-200.

Apa itu islam ?
Bagaimana sebuah negara atau seseorang dikategorikan islami ?
Kebanyakan ayat dan hadits menjelaskan Islam dengan menunjukkan indikasi-indikasinya, bukan definisi.
Misalnya hadits yang menjelaskan bahwa :
“Seorang Muslim adalah orang yang disekitarnya selamat dari tangan dan lisannya”.
Itu indikator.
Atau hadits yang berbunyi :
“Keutamaan Islam seseorang adalah yang meninggalkan yang tak bermanfaat”.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hormati tetangga … hormati tamu.”
“Bicara yang baik atau diam”.

Jika kita koleksi sejumlah hadits yang menjelaskan tentang islam dan iman, maka kita akan menemukan ratusan indikator keislaman seseorang yang bisa juga diterapkan pada sebuah kota bahkan negara.
Dengan indikator-indikator diatas tak heran ketika Muhamad Abduh melawat ke Prancis akhirnya dia berkomentar :
“Saya tidak melihat Muslim disini, tapi merasakan (nilai-nilai) Islam, sebaliknya di Mesir saya melihat begitu banyak Muslim, tapi hampir tak melihat Islam”.

Pengalaman serupa dirasakan Professor Afif Muhammad ketika berkesempatan ke Kanada yang merupakan negara paling islami no 5. Beliau heran melihat penduduk disana yang tak pernah mengunci pintu rumahnya. Saat salah seorang penduduk ditanya tentang hal ini, mereka malah balik bertanya : “mengapa harus dikunci ?”. Di kesempatan lain, masih di Kanada, seorang pimpinan ormas Islam besar pernah ketinggalan kamera di halte bis. Setelah beberapa jam kembali ke tempat itu, kamera masih tersimpan dengan posisi yang tak berubah.

Sungguh ironis jika kita bandingkan dengan keadaan di negeri muslim yang sendal jepit saja bisa hilang di rumah Allah yang Maha Melihat.Padahal jelas-jelas kata “iman” sama akar katanya dengan aman. Artinya, jika semua penduduk beriman, seharusnya bisa memberi rasa aman. Penduduk Kanada menemukan rasa aman padahal (mungkin) tanpa iman. Tetapi kita merasa tidak aman ditengah orang-orang yang (mengaku) beriman. Seorang teman bercerita, di Jerman, seorang ibu marah kepada seorang Indonesia yang menyebrang saat lampu penyebrangan masih merah :
“Saya mendidik anak saya bertahun-tahun untuk taat aturan, hari ini Anda menghancurkannya. Anak saya ini melihat Anda melanggar aturan, dan saya khawatir dia akan meniru Anda”.

Sangat kontras dengan sebuah video di Youtube yang menayangkan seorang bapak di Jakarta dengan pakaian jubah dan sorban naik motor tanpa helm. Ketika ditangkap polisi karena melanggar, si bapak tersebut justru malah marah dengan menyebut-nyebut bahwa dirinya habib. Maksudnya agar Polisi melepaskan nya karena dia adalah orang suci (?)

Mengapa kontradiksi ini terjadi ?
Syaikh Basuni, seorang ulama, pernah berkirim surat kepada Muhamad Rashid Ridha, ulama terkemuka dari Mesir. Suratnya berisi pertanyaan :

‎لماذا تأخر المسلمون وتقدم* غيرهم؟
(Limaadzaa taakhara muslimuuna wataqaddama ghairuhum?)
(“Mengapa muslim terbelakang dan umat yang lain maju?”)

Surat itu dijawab panjang lebar dan dijadikan satu buku dengan judul yang dikutip dari pertanyaan itu. Inti dari jawaban Rasyid Ridha, Islam mundur karena meninggalkan ajarannya, sementara Barat maju karena meninggalkan ajarannya.

Umat Islam terbelakang karena meninggalkan ajaran ‘iqra’ (membaca) dan cinta ilmu. Sistem pengajaran Islam menjadi dogmatis, apa kata ustadz/ulama menjadi hukum yang harus di ikuti. Tidak kritis dan mendebat ustad/ulama untuk mencari kebenaran. Karena ustadz/ulama juga manusia yang sumber kesalahan. Akibatnya umat Islam sekarang cenderung anti kritik dan siap berperang jika ada yang kritis mempertanyakan sesuatu.

Tidak aneh dengan situasi seperti itu, Indonesia saat ini menempati urutan ke-111 dalam hal tradisi membaca dan mencari ilmu. Ajaran Islam hanya di tekankan pada hafalan dan mendengar semata. Bukan kritis dengan argumentasi serta menjadi paham. Meninggalkan riset yang menjadi fondasi dasar berkembangnya IPTEK dan kemajuan peradaban. Muslim juga meninggalkan budaya disiplin dan amanah, sehingga tak heran negara-begara Muslim terpuruk di kategori ‘low trust society’ yang masyarakatnya sulit dipercaya dan sulit mempercayai orang lain alias selalu penuh curiga. Muslim meninggalkan budaya bersih yang menjadi ajaran Islam, karena itu jangan heran jika kita melihat mobil-mobil mewah di kota-kota besar tiba-tiba melempar sampah ke jalan melalui jendela mobilnya.
 
Siapa yang salah ?
Mungkin yang salah yang membuat ‘survey’…
Seandainya keislaman sebuah negara itu diukur dari jumlah jama’ah hajinya pastilah Indonesia ada di ranking pertama. Andaikan hafalan Al Qur’an yang jadi ukuran, Insyaa Allah negara negara Arab yang akan menempati rangking pertama.
Sayangnya bukan hanya itu parameter ke Islaman ..
Wallahualam
*
Saudara-riku tercinta, mari kita berbenah..
Mari kita bermuhasabah, mulai dari diri kita sendiri… mulai dari sekarang. Janganlah kita menjadi umat yg dogmatis, membuta mengikuti ucapan “ulama”.
Jadilah umat yg kritis, banyak membaca, berpikir dan berkarya untuk sesama.


sumber : www.suaraislam.co

Baca Selengkapnya ....

URGENT, 400 Jiwa Butuh Air Bersih | Kini Pembangunan Sudah Mulai, Namun Harus Berhenti Karena Kehabisan Dana

Posted by Investasi Akhiratku Tuesday, 28 August 2018 0 komentar
Ada pemandangan menyedihkan disaat Mudik Lebaran kemaren. Tepatnya saya mudik ke Kampung Cinangka letaknya kurang lebih 25KM dari pusat Kota Majalengka kearah selatan. Tidak terlalu jauh memang dari pusat kota hanya 30menit perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, dan 1jam kurang lebih di tempuh dengan menggunakan roda empat. Memang waktu tempuh menggunakan roda 4 lebih lama karena jalannya yang sudah rusak (berbatu) dikarenakan aspalnya yang sudah mengelupas.

Ratusan Warga Minum, Mandi, Mencuci pakai Air Berlumut.  Tidak hanya mengenai jalan berbatu yang saya jumpai ketika Mudik Lebaran kemaren. Tapi lebih dari itu yang sangat menyedihkan adalah Ratusan Warga Minum, Mandi, Mencuci menggunakan Air Berlumut. Ya betul, Anda tidak salah baca, memang demikian adanya satu kampung tersebut minum dan mandi menggunakan air berlumut yang di tampung dalam kolam tanah sebagai penampungan air. Warga berusaha untuk menyaringnya ketika akan di gunakan untuk memasak/minum agar lumutnya tidak terbawa.

Sumber Air Kehidupan. Kolam tersebut adalah satu-satunya sumber air untuk kehidupan warga. Sebenarnya air tersebut adalah air bersih yang keluar dari dalam tanah di kolam tersebut. Tapi yang menyedihkan adalah kolam penampungan air tersebut jauh dari kata layak bahkan bisa di katakana kotor sekali. Sehingga untuk di gunakan warga jadinya kurang layak pakai (kotor/keruh dan berlumut).

Tidak Ada Pilihan Bagi Warga. Karena tidak ada lagi sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup warga selain sumber air tersebut. Sehingga mau tidak mau warga menggunakan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari walaupun keruh dan berlumut.

Membangun Penampungan Air. Rencananya beberapa tokoh masyarakat di kampung tersebut akan membangun kolam penampungan air di sumber mata iar tersebut. Sehingga air yang terkumpul di kolam jernih dan tidak berlumut. Dengan kata lain layak di gunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu Mandi, Minum, Mencuci dan lain-lain.

UPDATE TERKINI


(Pembangunan Sarana Air Bersih)


Minggu, 31 September 2018. Saya melakukan kunjungan langsung ke lokasi dimana kampanye ‘Menyedihkan, Ratusan Warga Minum dan Mandi Air Berlumut’. Kini para pekerja terpaksa menghentikan aktivitasnya dikarenakan alat/bahan sudah habis dan belum bisa membeli lagi dikarenakan dana yang yang ada sudah habis. Bapak Abudin sebagai Kepala Kampung menyampaikan kekhawatirannya “kami khawatir bangunan yang ada ini kembali rusak/roboh ketika hujan tiba jika tidak segera di selesaikan” ungkap. 


(Pembangunan Sarana Air Bersih, Terhenti Akibat Kekurangan Dana)



Kami sampaikan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang sudah membantu mengeluarkan infak terbaiknya. Bersama Rumah Zakat dan Sharinghappiness mari tuntaskan Pembangunan Sarana Air Bersih untuk ratusan Warga yang Minum dan Mandi menggunakan AirBerlumut.

Berbuat Nyata, Berbagi Bahagia bersama Sharing Happiness!!!






atau 
Rekening Donsi 
BCA 094 301 6001
Mandiri 132000 481 974 5
BNI 1555 1555 81

an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia

PENTING !
Agar amanahnya diproses dengan baik, konfirmasikan dengan melapirkan bukti transfer ke:

SMS/WA: 6285724762862 
https://api.whatsapp.com/send?phone=6285724762862
 Email : wawan.hermawan@rumahzakat.org


Baca Selengkapnya ....

Superqurban Tahun 1439H. / 2018M.

Posted by Investasi Akhiratku Saturday, 25 August 2018 0 komentar
Tahun 2018M. / 1439H. Superqurban RZ kembali hadir dalam rangka membantu Anda yang ingin melaksanakan Ibadah Qurban. Selain Harga Hewan Qurban Sapi atau Kambing yang terjangkau juga pelaksanaan kurbannya sesuai syariah dan penyaluran yang tepat sasaran.

Superqurban adalah program optimalisasi pelaksanaan ibadah qurban dengan mengolah dan mengemas daging qurban menjadi kornet. Produk inovatif ini sebagai solusi yang mampu menjawab permasalahan pendistribusian daging qurban sampai ke daerah-daerah pelosok. Kornet tahan hingga 3 tahun, dapat didistribusikan sepanjang tahun, dan efektif untuk pembinaan gizi dan aqidah.


Rumah Zakat menyediakan 3 (tiga) varian hewan qurban, yaitu :

1. Harga Hewan Qurban Kambing
Spesifikasi       :
Berat Hidup                 : 19kg s.d 24kg
Jenis Kelamin              : Jantan
Kondisi                          : Hewan sehat
Prediksi Kornet            : 35 kaleng
Prediksi Rendang        : 25 kaleng
Harga Qurban              : Rp. 2.375.000,00
Spesifikasi :
Berat Hidup                : 200kg s.d 270kg
Jenis Kelamin             : Jantan
Kondisi                         : Hewan sehat
Prediksi Kornet          : 350 kaleng
Prediksi Rendang      : 250 kaleng
Harga Qurban            : Rp. 17.250.000,00
 Spesifikasi :
 Berat Hidup                : 200kg s.d 270kg
 Jenis Kelamin             : Jantan
 Kondisi                        : Hewan sehat
 Prediksi Kornet          : 50 kaleng
 Prediksi Rendang      : 35 kaleng
Harga Qurban            : @ Rp. 2.575.000,00 (untuk 7 orang)

 
Daging qurban tak dibagikan langsung habis sehari tapi kami kornetkan dalam bentuk kaleng @ 200 gram. Disembelih saat hari Qurban, sesuai syari, diolah dengan mesin canggih tetap klinis dan higienis. Distribusi bisa lebih panjang dan simpel menjangkau setiap pelosok nusantara. Tak perlu khawatir hewan sakit atau cacat saat tiba di lokasi.
=====

Metode pengkornetan daging qurban dalam program Superqurban ini mempunyai manfaat yang lebih baik, diantaranya adalah:
1.  Sesuai syariah. Hewan dipotong dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari tasyrik.
2.  Praktis. Mudah dibawa, mudah dibuka, siap menjangkau berbagai kawasan rawan pangan di Nusantara.
3.   Kesehatan Terjamin. Hewan qurban di karantina dalam pengawasan dokter hewan.
4.  Kornet tahan lama hingga jangka waktu 3 tahun. Diproduksi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam pengemasan produk ekspor, dengan standar halal MUI dan pengawasan BPOM.
5.  Aksi distribusi dilakukan sepanjang tahun. Tidak habis dalam sekejap sepekan hari raya qurban. Program penyaluran bisa lebih terarah dan terencana.
6.  Menjangkau pelosok Indonesia. Menjangkau daerah terpencil, pedesaan dan wilayah jangkauan bencana yang luas. Minim resiko dibanding bila di distribusikan dalam wujud hewan hidup.
7.  Memberdayakan Petani Lokal. Seluruh tahapan produksi dilakukan di Indonesia, program ini sangat efektif memberdayakan potensi peternak lokal yang utamanya berbasis di pesantren.
8.   Solusi Efektif Bantu Korban Bencana. Terbukti sukses untuk membantu korban konflik Ambon, Maluku Utara, bencana tsunami Aceh, gizi buruk di Banten, longsor Banjarnegara, gempa DIY-Jateng, tsunami Pangandaran, gempa di Bengkulu, bencana Gunung Kelud,  aksi siaga bencana pada gempa di Jawa Barat serta Gempa Sumatera, dll


Qurban Sapi atau Kambing ?


Superqurban bisa melalui Transfer 
via No. Rekening Nasional Rumah Zakat :
 
• BCA : 094.3016.001
• Mandiri : 132 000 481 974 5
• BNI Syari'ah : 155 555 5589
(an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia)

*PENTING 
 untuk konfirmasi melalui SMS dengan format :

"Nama_Jenis Superqurban_Tanggal Transfer_Jumlah Donasi_Rekening Tujuan" kirim SMS/WA ke +6285 724 762 862

==========================
#informasi lebih lengkap silahkan hub:
SMS/WA. : +6285 724 762 862
<a href="https://api.whatsapp.com/send?phone=6285724762862&amp;text=Assalamu'alaikum%20Kakak,%0AAda%20yang%20bisa%20kami%20bantu?"target="_blank">  <img hight="auto" src="https://4.bp.blogspot.com/-yVlHVxQPQRA/WPWKq6T7E5I/AAAAAAAAF1I/bzkPmVO2LdgEInFI_jaTK2E3SbCcVhd3QCLcB/s1600/auto-chat-whatsapp-oim-info.png" width="300" /></a>
 



Salurkan Sedekah Anda melalui Transfer via No. Rekening Nasional Rumah Zakat :
• BCA : 094.3016.001
• Mandiri : 132 000 481 974 5
• BNI Syari'ah : 155 555 5589
(an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia)

*PENTING untuk konfirmasi melalui SMS dengan format :
"Nama_Jenis Donasi_Tanggal Transfer_Jumlah Donasi_Rekening Tujuan" kirim SMS ke +6285724762862
==========================
#informasi lebih lengkap silahkan hub:
YM : wawan_rumahzakat
Email : wawan.hermawan@rumahzakat.org
HP. : +6285724762862
Web : http://www.rumahzakat.org/
http://investasiakhiratku.blogspot.com/ - See more at: http://investasiakhiratku.blogspot.com/2013/03/3-perkara-amalan-yang-dibawa-mati.html#sthash.WHcdjAJ8.dpuf

Baca Selengkapnya ....
Anda Ingin Tampil Gaya / Beda? (Klik Disini) => Jaket Kulit Asli Pria dan Wanita - M u r a h By: TV | INVESTASI AKHIRATKU.