Begini Jadinya Ketika Belajar Dari Sumur...

Posted by Investasi Tuesday, 2 April 2019 0 komentar
IA. Saudaraku saya yakin pernah tahu atau setidaknya mendengar kata sumur. Ternyata ada fakta menarik yang bisa kita dapatkan jika diperhatikan dengan baik. Logika matetatis mengajarkan kepada kita bahwa sesuatu yang dibagikan atau diambil jumlahnya, akan berkurang dan menyusut. Namun, fenomena sumur berbicara lain. Sumur semakin sering diambil airnya, semakin bertambah dan bersih airnya. Wooouw.....

Tidak jarang air sumur pada umumnya mengandung lumut yang terkadang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Baru diketahui setelah menempel di dinding-dinding. Lumut ini akan terangkat dari sumur berbarengan dengan ditimba airnya. Semakin banyak air ditimba, akan semakin banyak pula lumut yang terangkat dari sumur. Akibatnya, mata air-mata air yang berada di dalamnya terbebas dari sumbatan endapan lumut.

Selain itu, lubangnya semakin membesar dan bertambah karena terstimulan oleh banyaknya air yang diambil. Oleh karena itu, menjadi sangat logis jika sebuah sumur yang airnya banyak diambil, akan semakin banyak jumlahnya dan jernih warnanya ketika tiba musim kemarau.

Hal ini berlaku sebaliknya, jika sebuah sumur jarang, bahkan tidak pernah diambil airnya, lumut yang berada di dalamnya akan mengendap. Bila endapan tersebut dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, ia akan menutupi lubang air yang berada di sumur tersebut.
Alih-alih mata airnya bertambah, yang ada saja menjadi tertutup oleh lumut. Oleh karena itu, jika tiba musim kemarau, sumur yang jarang diambil airnya akan kering kerontang dan jika ingin berair lagi, harus dikuras terlebih dahulu.

Fenomena sumur di atas sejalan dengan prinsip berbagi dalan ajaran Islam. Menurut Islam, harta seseorang tidak akan berkurang karena disedekahkan. Malah, secara kualitas, akan semakin bertambah. Ada tiga istilah pokok dalam Alquran yang merujuk pada berbagi, yakni infak, zakat, dan sedekah. Infak berasal dari kata nafaqa yang berarti keluar. Berinfak berarti mengeluarkan sesuatu (harta), baik pada jalan kebaikan (QS Ali Imran [5]: 134) maupun jalan keburukan (QS al-Anfal: 36).

Infak pada jalan kebaikan terbagi ke dalam dua bagian, yakni zakat dan sedekah. Zakat secara bahasa berarti bersih dan tumbuh. Ketika seseorang berzakat, pada hakikatnya ia sedang membersikan hartanya dari hak orang lain. Terkadang, hak orang lain pada harta seperti lumut, yaitu sangat halus dan keberadaannya jarang disadari sehingga orang tidak berzakat salah satunya karena merasa hartanya sudah halal atau bersih. Padahal, pada harta halal itu tetap saja masih ada kotoran berupa hak orang lain. 

Oleh karena itu, mengeluarkan zakat secara berkala menjadi sangat penting supaya harta menjadi bersih dan menumbuhkan kebaikan sebagaimana firman Allah SWT.
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Dengan zakat itu, kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS at-Taubah: 103).

Sedekah berasal dari kata shidq yang berarti jujur dan benar. Ketika seseorang bersedekah, pada hakikatnya, ia sedang membuktikan kebenaran imannya. Sedekah juga seakar dengan kata shadieq yang berarti kawan atau teman. Jadi, bersedekah berarti setiap pemberian yang menghasilkan kedekatan jiwa dan raga antara pemberi dan yang diberi. Oleh karena itu, sedekah tidak hanya berbentuk harta, tetapi juga dapat melalui kebaikan lainnya, seperti tersenyum dan menyingkirkan duri dari jalanan.

Dalam sebuah hadis dijelaskan, “Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, kecuali bertambah, bertambah, bertambah ….” ( HR at-Tirmidzi). 

Wallahu a’lam bi shawwab.
Semoga bermanfaat

Baca Selengkapnya ....

Segudang Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Anda

Posted by Investasi Friday, 22 March 2019 0 komentar
Banyak yang membahas bagaimana dahsyatnya manfaat daun kelor. Bahkan ternyata daun kelor mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Ya betul, manfaat daun kelor ini hanya untuk anda yang mau memanfaatkan segudang khasiat daun kelor yang Allah siapkan di alam. Jika anda belum mencobanya, cobalah manfaatkan daun kelor untuk menjaga kesehatan tubuh anda. Allah sudah memberikan tubuh manusia dengan sangat sempurna. 

Menggunakan apa dan bagaimana cara menjaganya. Salah satunya dengan memanfaatkan segudang manfaat daun kelor bagi kesehatan anda. Bahkan nih, perlu anda ketahui bahwa daun kelor ini sangat mencengangkan manfaatnya :
1. Setara dengan 25 ikat bayam untuk gizin anak 
2. Zat besi daun kelor setara dengan 25 ikat bayam
3. Kalium pada daun kelor 3 kali lebih banyak dari pada pisang
4. Vitamin A yang tersimpan pada daun kelor 4 kali dari wortel
5. Protein daun kelor 2 kali lipat yoghurt
6. Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi di daun kelor setara 4 gelas susu
7. Vitamin C yang terkandung pada daun kelor setara dengn 7 buah jeruk

Baiklah, dari berbagai sumber yang dihimpun, daun kelor memiliki banyak manfaat utama yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Tentu selain yang saya sebutkan diatas yaaa.... Berikut adalah khasiat daun kelor untuk kesehatan tubuh:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
2. Mengatasih Penyakit Kulit
3. Mencegah Kangker
4. Mencegah Sakit Mata
5. Mengatasi Penyakit Kuning
6. Mengatasi Diabetes
7. Menjaga Kesehatan Ginjal
8. Memperlambat Penuaan
9. Mencerahkan Kulit
10. Mengecilkan Pori-pori
11. Melembabkan Bibir
12. Mengatasi Jerawat
13. Menyehatkan Rambut

Silahkan di coba dan rasakan manfaat yang terkandung di dalam daun kelor.

wallalu a'lam

Baca Selengkapnya ....

Waktu Shalat Subuh dan Kemacetan Jalanan Kota

Posted by Investasi Thursday, 14 March 2019 0 komentar
Benarkah waktu shalat subuh ada kaitannya dengan kemacetan (saya sebutnya kepadatan ya...) jalanan kota?. Terutama di pagi hari?. Hampir setiap hari saya bepergian luar kota. Bahkan pergi pagi pulang malam bagi saya ini hal yang biasa saya lakukan. Tidak hanya itu kepadatan jalanan kota besar terkadang membuat saya harus rela tidak pulang. 

Namun pernahkan saudara memperhatikan bahwa waktu shalat subuh juga ada korelasinya dengan kepadatan jalanan kota khususnya. Lah ko bisa? Iya bisa aja heee. Apalagi di Indonesia kan kebanyakan penduduknya muslim yang insya Allah taat beribadah (Insya Allah) melaksanakan shalat subuh tepat pada waktunya di masjid pula. Aamiin

Coba perhatikan jika waktu shalat subuh jam 04.00WIB maka orang-orang akan punya waktu lebih leluasa setelah shalat subuh untuk persiapan berangkat kerja. Setidaknya jika kita pulang shalat subuh di masjid jam 04.30 WIB artinya kita masih punya banyak waktu untuk persiapan berangkat kerja. Apakah itu sarapan, beres-beres rumah dulu dan lain sebagainya. Bahkan bisa aja berangkat lebih awal sehingga bisa menghindari kepadatan jalanan kota yang tidak bisa di pungkiri anak-anak sekolah juga berangkatnya hampir bersamaan dengan para pekerja kantoran. Pada akhirnya membuat jalanan kota semakin padat bahkan kadang tak terkendali lagi.

Namun jika waktu shalat subuh misalkan jam 04.30 WIB. Kemudian pulang dari masjid jam 05.00WIB. Artinya kita punya waktu lebih sedikit untuk untuk sarapan, beres-beres rumah dan seterusnya. Bahkan ngurus anak dulu. Daaaan ini lah yang kemudian bisa membuat kita bisa aja berangkat telat. Saya perhatikan memang seperti itu kejadian di masyarakat pada umumnya. 

Kemudian berangkat telat, di jalan buru-buru, di jalan tidak tertib, tidak patuh rambu-rambu bahkan demi nyampe kantor tidak telat rela mengesampingkan hak pejalan kaki dengan kendaraannya naik ke trotoar. Tidak tertib inilah yang membuat kepadatan jalanan kota sesungguhnya. Karena berawal dari berangkat buru-buru tadi, tidak mau telat nyampe kantor. Inilah penyebab sesungguhnya kepadatan jalan kota menurut pendapat saya.

Intinya adalah mari kita sama-sama mengatur waktu lebih baik lagi. Menyiasati bagaimana agar jam berapapun waktu shalat subuh tetap kita bisa menyiasati agar tidak terlambat pergi ke kantor. Agar terhindar kepadatan bahkan tidak buru-buru yang kadang membuat orang tidak terkendali emosi. Karena ingin buru-buru sampai ke tempat tujuan walaupun jalanan padat. 

Apakah benar waktu shalat subuh ada korelasinya dengan kepadatan jalanan kota? bisa iya bisa tidak. Tergantung masyarakat dalam mengelola waktu sesungguhnya.

Wallahu a'lam



Baca Selengkapnya ....

Waktu Terbaik Untuk Berdoa Agar Cepat Dikabulkan

Posted by Investasi Monday, 18 February 2019 0 komentar
Saudaraku, kali ini kita akan bahas waktu terbaik untuk berdoa agar doa cepat terkabulkan. Namun sebelum kita bahas jangan lupa ikhlas dalam berdoa merupaka kunci utama dalam setiap ibadah. Allah SWT berfirman;


Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (QS. Ghafir:14).


Semua orang pasti berdoa, ketika menginginkan sesuatu. Apalagi ketika sedang di landa kesulitan biasanya berdoa dan meminta kepada Allah agar semua kesulitannya di ganti dengan kemudahan, cobaannya di ganti dengan kehabagiaan dan seterusnya.

Berdoalah, Allah Akan Mengabulkannya
Secara umum Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa, memohon dan memelas kepada-Nya. Allah juga telah menjanjikan akan mengabulkan permohonan hamba tersebut. Allah berfirman,

“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60).

Baiklah, berikut adalah waktu yang baik dan paling utama untuk berdoa :
1. Sepertiga Malam Terakhir
Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR. Muslim no. 757)


Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1756-doa-di-sepertiga-malam-terakhir.html
 Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ;
“Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” 

(HR. Muslim no. 757)

Dalam Hadits lain ;


Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)

Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1756-doa-di-sepertiga-malam-terakhir.html
Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” 
(HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR. Muslim no. 757)


Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1756-doa-di-sepertiga-malam-terakhir.html
2. Waktu Sujud Ketika Shalat Fardhu 5 Waktu
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun ketika rukuk, maka agungkanlah Allah. Sedangkan ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, maka doa tersebut pasti dikabulkan untuk kalian.”  
(HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 479]

4. Hari Jum'at
 “Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.”  
(HR. Bukhari 935, Muslim 2006, Ahmad 10574 dan yang lainnya).


Memang ada beberapa pendapat ulama tentang waktu mustajab tersebut. Dari sekian banyak pendapat, ada 2 pendapat yang dianggap lebih kuat ;

Pertama, waktu mustajab itu adalah antara duduknya imam sampaii selesainya shalat jumat.
 

Kedua, waktu mustajab itu jatuh setelah asar. Ini merupakan pendapat Abdullah bin Sallam, Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Imam Ahmad dan beberapa ulama. 

Semoga bermanfaat







Baca Selengkapnya ....

Gelombang Wakaf Indonesia

Posted by Investasi Thursday, 14 February 2019 0 komentar
Sahabat pernah mendengar kata "wakaf"? Pastinya donk.... sudah pernah mendengar kata wakaf iya kan? Akhir-akhir ini kata wakaf mulai populer di Masyarakat Indonesia. Apalagi sekarang di salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Zakat, telah menggaungkan Gerakan Wakaf yang di beri nama Gelombang Wakaf. Wooow kaaan?  Gelombang Wakaf ? Pasti Gelombang ini muncul karena hembusan angin kencang di Indonesia heeee.... #ups

Bukan itu sih sebenarnya, Gelombang Wakaf ini muncul karena Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang menyebutkan bahwa potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp180 Triliun di tahun 2017, sedangkan wakaf uang yang baru dimanfaatkan baru mencapai Rp 400 Milyar. Artinya kalau kita lihat potensi wakaf di Indonesia belum teroptimalkan bahkan belum termanfaatkan secara maksimal. Semoga potensi wakaf sebesar itu bisa teroptimalkan semata untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.  

Tahukan sahabat, potensi wakaf ini cukup besar bahkan sangat besar. Tidak seperti zakat, wakaf tidak ada nisab. Jadi semua orang bisa berwakaf. Artinya siapapun bisa berkontribusi membangun Indonesia melalui wakaf. #SemuaBisaWakaf




Baca Selengkapnya ....
Anda Ingin Tampil Gaya / Beda? (Klik Disini) => Jaket Kulit Asli Pria dan Wanita - M u r a h By: TV | INVESTASI AKHIRATKU.